MASIH ingat Marten
salah seorang Kawananku
yang distigma gila lalu Harus
dirawat di rumah sakit Jiwa
proses pendampingan
dan pelayanan padanya
berbuah pada peristiwa Hari ini
yakni kesempatan baginya
menerima Komuni Pertama
meski itu amat Terlambat baginya
di usia dua puluh tiga
padahal dia Terbaptis saat Bayi
tak usah mencari kambing hitam
salah siapa siapa yang salah
yang penting berikanlah padanya
yang Terbaik ya yang Terbaik saja
dan itulah yang terjadi Hari ini
di Kapel Adorasi Ekaristi Abadi
di Girli Kebon Dalem Semarang
tentu Semua prosedur diikuti
dan terima kasih Bu Luci
yang sudah Mendampingi
hanya satu keyakinan Imanku
dan kutegaskan dengan Cinta
pun penuh Pengharapan
bahwa Sakramen Ekaristi itu
akan Menyembuhkannya
lahir batin dan jiwa raga
selamat Martin
meski Terlambat tetap Selamat
Romo Aloysius Budi yang terkasih,
Terima kasih atas puisi romo ini. Puisi ini memberikan harapan bagi kami untuk putra kami yang berkebutuhan khusus (austism) untuk dapat kesempatan menerima komuni pertamanya suatu hari.
Saya terharu dan menangis ketika membaca puisi ini, Yesus mengasihi orang tidak pandang bulu, semua akan mendapat gilirannya.
Terima kasih Romo.
Ria