![Rekoleksi "Big Dream" bersama JPIC Kongregasi Suster FSGM di Panti Asuhan Santa Maria Pasang Surut, Banyuasin, Sumsel. (Ist)](https://www.sesawi.net/wp-content/uploads/2020/02/Screen-Shot-2020-02-05-at-10.06.40-AM-696x353.png)
BERIKUT ini rekaman peristiwa Rekoleksi “Big Dream” bagi anak-anak Panti Asuhan Santa Maria di Pasang Surut, Banyuasin, Sumsel.
Sesuai namanya yakni “Pasang Surut”, kawasan ini sering kali mengalami air pasang dan kali-kali juga permukaan air menjadi surut kembali.
Kawasan permukiman dengan tekstur tanah berawa-rawa ini berada di Daerah Sekitar Aliran (DAS) Sungai Musi yang langsung berhadapan dengan Selat Bangka.
Pasang Surut sering kali disebut dengan nama singkatnya yakni “Parut”.
![](http://www.sesawi.net/wp-content/uploads/2020/02/Screen-Shot-2020-02-05-at-10.06.24-AM.png)
Mayoritas penduduk di kawasan permukiman di Parut banyak didominasi oleh warga transmigran dari Jawa dan daerah lainnya.
Dari Palembang, orang bisa menggunakan speedboat menyusuri aliran Sungai Musi dengan waktu tempuh sekitar 1,5-2 jam perjalanan.
Jarak sepanjang kurang lebih 85 km dari Jembatan Ampera di Palembang menuju Parut melalui jalur darat menempuh waktu perjalanan kurang lebih tiga jam.