Sabtu, 1 Oktober 2016
Pesta S. Teresia dari Kanak-kanak Yesus, Perawan dan Pelindung Misi
Ayb 42:1-3.5-6.12-16; Mzm 119:66.71.75.91.125.130; Luk 10:17-24
Pada waktu itu ketujuh puluh dua murid Yesus kembali dari perutusannya dengan gembira … Pada waktu itu juga bergembiralah Yesus dalam Roh Kudus dan berkata, “Aku bersyukur kepada-Mu, ya Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Kausembunyikan bagi orang bijak dan pandai, tetapi Kaunyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan di hati-Mu.”
DARI Injil hari ini kita belajar tentang sukacita menjadi murid-murid Yesus Kristus. Ketujuh puluh dua murid Yesus kembali kepada-Nya dengan gembira sambil memuji Allah. Yesus sendiri lalu bergembira dan memuji Allah dalam Roh Kudus dan berkata, “Aku bersyukur kepada-Mu, ya Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Kausembunyikan bagi orang bijak dan pandai, tetapi Kaunyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan di hati-Mu.”
St. Lukas memberi kita kesaksian, bahwa keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan (Kis 4:12). Yesus Kristus telah datang menebus kita.
Dalam Adorasi Ekaristi Abadi sementara kita bersembah sujud di hadirat Yesus Kristus kita bergembira memuji Allah dan bersyukur kepada Bapa, Tuhan langit dan bumi. Di sana kita bersyukur pada-Nya atas kasih kerahiman-Nya bagi kita. Apakah kita mengerti bahwa kita dipanggil untuk mengasihi dan mengikuti jejak Yesus Kristus hingga akhir hidup kita? Apakah kita selalu dan pertama-tama mencari dan berbuat baik kepada sesama?
Tuhan Yesus Kristus, kasih menguasai-Mu terutama kasih kepada Bapa Surgawi. Bantulah kami bergembira berkorban diri bagi sesama. Semoga kami selalu dan pertama-tama mencari dan berbuat baik kepada sesama kini dan selamanya. Amin.
Kredit foto: Ilustrasi (Ist)