HARAP tahu bahwa di Kota Bengkulu juga ada gereja paroki. Namanya, Gereja St. Yohanes Pembatis Paroki Bengkulu. Ini termasuk wilayah pastoral Keuskupan Agung Palembang (KAPal) yang juga menaungi wilayah reksa pastoral Provinsi Jambi dan Sumsel.
Kali ini, penulis akan berkisah tentang Stasi Santo Thomas Arga Makmur yang berlokasi di kawasan Bengkulu Utara. Ini kisah tentang OMK ketika bersama-sama kelompok lainnya berinisiatif mau merayakan Pesta Paskah 2018 bersama beberapa waktu lalu.
Waktu itu, OMK berhasil membesut aneka acara. Di antaranya aneka perlombaan sekedar untuk memeriahkan pesta Paskah tahun ini.
Tujuannya sederhana saja, yakni agar kebersaman antarumat –termasuk OMK—bisa terjalin dengan baik. Juga agar umat yang satu dengan yang lain dapat saling menjaga dan memperkuat kekompakan dalam melakukan kerjasama sehingga ke depannya menjadi lebih baik lagi.
Banyak hadir
Acara tersebut dilaksanakan di halaman gereja pada tanggal 8 April 2018 usai Perayaan Ekaristi dan dihadiri segenap umat dan para suster Kongregasi FCh (Fransiskus Charitas.
Panitia menyediakan makanan ringan untuk umat yang hadir. Jenis lomba yang di aksanakan adalah senam, main voli berdaster, makan kerupik, dan pipa bocor. Peserta senam dibagi menjadi dua kelompok sembari mendendangkan lagu Gemu Famire, selain membawakan ragam senam wajib.
Permainan voli berdaster dilakukan oleh gabungan pemain laki-laki dan perempuan, masing-masing tiga orang dan semuanya berdaster.
Rehat sejenak untuk berdoa
Acara permainan dihentikan sejenak untuk melakukan doa Ratu Surga dan kemudian makan siang bersama dengan menyantap aneka menu makanan yang telah disiapkan masing-masing lingkungan.
Kegembiran serta kemeriah acara tersebut sangat dirasakan oleh umat yang hadir dalam acara tersebut, ketegangan dan tertawa terjadi ketika melihat anggota lingkungannya berlomba.
Acara berlangsung mulai pkl. 09.30 hingga pkl. 15.30 dihadiri lebih kurang 100 orang.
Kredit foto: Andreas Novian Eko Prihantoro di Bengkulu Utara.